SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya peran industri kreatif dalam memperkuat perekonomian daerah. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia hadir dalam peresmian Creative Hub TVRI Kalimantan Timur pada Rabu (21/1/2026) di Samarinda.
Seno Aji menjelaskan bahwa perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) kini mengalami pergeseran signifikan. Sektor ekonomi kreatif, yang meliputi seni, budaya, serta usaha mikro kecil menengah (UMKM), kini mendominasi perekonomian daerah. “Dari data BPS, perekonomian Kaltim sekarang tertinggi justru dari industri kreatif, bukan lagi dari sumber daya alam,” ujar Seno, mengungkapkan pentingnya pergeseran ini dalam menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Menurut Seno, perubahan ini tercermin dalam semakin banyaknya anak muda yang kembali menekuni dunia seni dan budaya, serta semakin berkembangnya sektor UMKM. Perkembangan ini memberikan kontribusi dalam menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif dan berjangka panjang, serta mendukung keberlanjutan ekonomi daerah.
Seno menilai kehadiran Creative Hub TVRI Kalimantan Timur sangat strategis dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif tersebut. Creative Hub ini, menurutnya, bukan hanya menjadi ruang inkubasi bagi ide-ide kreatif, tetapi juga wadah kolaborasi lintas komunitas dan media promosi karya-karya kreatif lokal. “Ini sangat penting untuk menopang perekonomian Kaltim ke depan,” ungkap Seno, menekankan peran penting fasilitas tersebut dalam mendukung perkembangan industri kreatif.
Seno juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak ruang kreatif yang bisa dimanfaatkan oleh generasi muda dan pelaku UMKM. Hal ini bertujuan agar potensi kreatif daerah terus berkembang dan tumbuh secara optimal. “Kami akan terus mendorong UMKM dan sektor kreatif untuk lebih berdaya saing melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TVRI dan lembaga lainnya,” jelas Seno.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Seno berharap ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pilar utama perekonomian Kalimantan Timur di masa depan, menggantikan ketergantungan pada sumber daya alam yang selama ini menjadi andalan utama provinsi tersebut.


