PALANGKA RAYA — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah memeriksa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah, Sastriadi, bersama jajaran komisioner sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Tahun Anggaran 2023–2024. Pemeriksaan berlangsung pada Kamis (5/2/2026).
Asisten Intelijen Kejati Kalteng Hendri Hanafi menyatakan penyidik juga meminta keterangan sejumlah vendor terkait penyediaan barang dan jasa dalam pelaksanaan Pilkada. Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi keterangan serta menelusuri dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada Kotim yang disebut bernilai sekitar Rp40 miliar.
Hendri menjelaskan pemeriksaan saksi diarahkan untuk memastikan kebijakan dan tahapan yang dijalankan KPU Kotim telah sesuai dengan regulasi yang berlaku pada saat penyelenggaraan Pilkada. Penyidik, kata dia, masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti sebelum menetapkan tersangka.
Sastriadi menyampaikan pemeriksaan berkaitan dengan tugasnya sebagai Ketua KPU tingkat provinsi yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pilkada di seluruh daerah di Kalimantan Tengah. Ia juga menerangkan mekanisme dana hibah Pilkada pada umumnya diawali usulan KPU kabupaten/kota, lalu dibahas bersama pemerintah daerah setempat.
Dalam perkembangan sebelumnya, penyidik Kejati Kalteng melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi pada 12 Januari 2026, termasuk Kantor KPU Kotim, dan menyita puluhan barang bukti elektronik. Penyidik juga menemukan stempel toko serta nota dan kuitansi kosong di salah satu ruangan Sekretariat KPU Kotim.
Kejati Kalteng juga telah memeriksa pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim serta pihak swasta pada 20 Januari 2026. Pemeriksaan terhadap Ketua KPU Kotim turut dilakukan pada 22 Januari 2026 dalam rangka klarifikasi dugaan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah yang tidak sesuai ketentuan.
Sebelumnya, Kejati Kalteng menyatakan pemanggilan saksi dilakukan karena adanya dugaan pertanggungjawaban fiktif atas sejumlah kegiatan dalam Pilkada Kotim 2024.


